Selasa, 07 Januari 2014

Apa itu KVM Switch?

KVM adalah singkatan dari Keyboard, Video (monitor) dan Mouse, yang sering disebut juga PC switch atau Electronic switch. KVM switch berbeda dengan data switch. Kegunaan utama dari sebuah KVM switch adalah mengendalikan, berpindah dan mengatur banyak PC melalui sebuah keyboard, monitor dan mouse. Ketika sebuah PC menyala, sistem operasi akan secara otomatis mendeteksi sinyal keyboard dan mouse. Setelah terhubung, layar akan menampilkan halaman awal. Jadi, proses penyalaan sebuah PC (CPU/Server) sangat berkaitan erat dengan keyboard dan mouse-nya.

Jika kita hendak mengendalikan beberapa PC, maka kita memerlukan beberapa keyboard, mouse, dan monitor. Cara ini sangat tidak efektif karena memerlukan banyak ruang/tempat dan juga biaya (mahal). Dari masalah kebutuhan akan efisiensi dan penghematan ruang serta biaya inilah KVM Switch “lahir”.

Saat membeli sebuah KVM, kita harus menentukan berapa jumlah PC yang akan kita kendalikan (saat ini dan saat yang akan datang). KVM dengan jumlah port kecil biasanya lebih mudah digunakan karena tidak memerlukan instalasi software tambahan. Kita dapat mengendalikan melalui hot keys atau tombol switch. Dan biasanya KVM ini tidak memerlukan catu daya tambahan. Guna menghemat tempat, KVM Switch tingkat tinggi dapat dipasang pada sebuah server-rack dengan tinggi hanya 1U atau 2U. KVM ini juga dapat menggunakan IP jaringan untuk mengatur setiap titik serta menyalakan atau mematikan PC yang terhubung.
Fungsi utama dari sebuah KVM Switch adalah menggunakan satu set keyboard, monitor dan mouse untuk mengendalikan banyak PC. KVM Switch harus memastikan sinyal keyboard dan mouse yang disimulasikan terhubung ke PC, dan selama perpindahan tidak mempengaruhi kerja dari CPU. Sebuah KVM Switch juga harus menghasilkan resolusi video yang stabil, mendukung berbagai platform dan sistem operasi komputer, serta mendukung berbagai merk keyboard dan mouse. Setiap KVM Switch hanya dapat terhubung dengan sejumlah tertentu PC, yaitu sejumlah port yang tersedia. Satu KVM Switch paling sedikit memiliki 2 port, sedangkan pemasangan beberapa KVM Switch bisa memiliki lebih dari 4000 port.

Saat jumlah komputer yang terhubung meningkat, kebutuhan teknologi seperti identifikasi sinyal juga meningkat untuk menyesuaikan berbagai sinyal masukan dan keluaran. Demikian juga kerumitan pengaturan meningkat untuk menyediakan fitur-fitur seperti Remote Control, Multiple Segmentation, dan High-level Security. Solusi kendali jarak jauh dapat menggunakan KVM Switch yang berbasis perangkat keras maupun perangkat lunak seperti PCAnywhere, VNC, OpenSSH, dan Microsoft Telnet Service. Masing-masing cara memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.
KVM biasanya digunakan di ruangan server dan pusat data informasi yang memiliki banyak server. Sebuah ruangan server rata-rata berisi 16 sampai 32 server, sedangkan ruangan server besar dapat berisi lebih dari 100 server. Karena harga PC semakin terjangkau, pengguna pribadi dapat memiliki banyak PC. Oleh karena itu, pengguna juga dapat membeli KVM Switch untuk kebutuhan kenyamanan dan penghematan tempat di rumah.
KVM switch senantiasa berkembang untuk memenuhi kebutuhan baru seperti kemajuan teknologi, spesifikasi, inovasi, dan penerapan baru. Beberapa contoh teknologi KVM Switch baru antara lain KVM + Peripheral (KVMP), KVM + Fast Ethernet (KVME), KVM nirkabel, dan KVM via Internet. Kesemuanya semakin dikenal seiring dengan perkembangan teknologi peralatan rumah tangga digital yang sebelumnya tidak mungkin.

Beberapa istilah untuk spesifikasi KVM Switch antara lain:
1. Port
Jumlah port menunjukkan jumlah PC yang dapat terhubung ke KVM. Sebagai contoh, sebuah KVM Switch 8 port, dengan sebuah keyboard, monitor dan mouse dapat mengendalikan sampai 8 PC. Jumlah port yang pada umumnya digunakan KVM Switch yaitu 2, 4, 8, 16 atau 32. Jika jumlah PC lebih dari 32, maka digunakan metode bertumpuk atau metode daisychain untuk menghubungkan PC-PC tersebut. Agar lebih nyaman untuk mengendalikan dan menjalankan banyak PC, KVM memiliki berbagai fungsi untuk membantu pengaturan seperti hot keys, On Screen Display (OSD), dan Broadcasting. Beberapa perusahaan KVM yang inovatif mengembangkan chip inti khusus untuk meningkatkan stabilitas dan efisiensi eksekusi sinyal.

2. Console
Console merupakan pusat input/output dari sebuah komputer, termasuk monitor, keyboard dan mouse (jika diperlukan). Dalam istilah KVM, console merupakan kendali yang digunakan untuk mengatur keyboard, monitor dan mouse. Biasanya sebuah console memiliki tiga port berbeda untuk masing-masing keyboard, mouse dan monitor. Jenis konektor keyboard dan mouse ada USB dan PS/2, sedangkan jenis konektor untuk monitor ada DVI dan HDB 15 (VGA).
Catatan: Beberapa Console KVM yang mendukung audio juga memiliki port microphone dan speaker. KVM yang dirancang khusus untuk komputer SUN dan MAC computers memiliki jenis port yang berbeda.

3. CPU/KVM
Istilah ini berkaitan dengan PC yang terhubung. Port untuk sebuah CPU pada KVM memiliki tiga sinyal (keyboard, mouse, dan monitor) untuk terhubung dengan port pada PC.
Untuk menghemat bahan dan meningkatkan kenyamanan pemasangan, beberapa perusahaan memproduksi kabel khusus tersendiri dengan menggabungkan ketiga jenis kabel di atas menjadi satu. Dengan menggunakan kabel ini akan menyederhanakan ruang di atas meja karena mengurangi kesemrawutan berbagai kabel. Sinyal-sinyal di dalam kabel dapat terpengaruh oleh gangguan dari luar maupun dalam. Oleh karena itu, pilihlah merk KVM profesional untuk mengurangi risiko tersebut.

Catatan: KVM yang mendukung audio juga memiliki port untuk microphone dan speaker pada CPU/KVM.
Berdasarkan pemakainya KVM switch dapat dibagi menjadi kategori berikut:
•    Small Office and Home Office (SOHO); perusahaan kecil
•    Small and Medium-sized Business (SMB); perusahaan menengah
•    Large or high-end global enterprise-level KVM; perusahaan besar atau global
Banyak perusahaan KVM membagi KVM tingkat tinggi menjadi KVM kendali jarak jauh dan KVM kendali dekat. Untuk lebih jelas mengenai jenis-jenis KVM, silahkan kunjungi www.aten.com.

Senin, 06 Januari 2014

Server Iklan Diserang Hacker, Pengujung Situs Yahoo Terancam Terkena Serangan Malware

Jutaan pengunjung Yahoo.com di daratan Eropa kemungkinan terserang malware berbahaya. Hal tersebut diungkapkan oleh Fox-IT yang mengungkapkan bahwa para penjahat cyber telah berhasil meretas alamat ads.yahoo.com terhitung sejak 30 Desember 2013.
Akibat aksi peretasan, para pengunjung situs resmi Yahoo pun terancam terjangkit malware berbahaya. Fox-IT mengungkapkan bahwa para penjahat cyber tersebut telah menempatkan kit berbahaya yang berisi malware seperti ZeuS, Andromeda, Dorkbot, Tinba (Zusy) serta Necurs.
Pihak Yahoo pun mengakui perihal adanya aksi peretasan yang berakibat penyebaran malware kepada para pengunjungnya tersebut. Pihak Yahoo mengatakan bahwa para pengunjung yang terkena dampak malware tersebut terbatas hanya di wilayah Eropa. Fox-IT menjelaskan bahwa sebagian besar korban berada di Rumania, Inggris serta Perancis.
Yahoo mengatakan bahwa pihaknya telah membersihkan infeksi malware tersebut pada 3 Januari 2014. Sayangnya, meskipun telah dibersihkan, bukan berarti masalah sudah selesai. Peneliti dari HitmanPro mengatakan bahwa setidaknya ada 2.5 juta komputer yang sudah terinfeksi malware dari Yahoo tersebut.
Penyebaran malware tersebut pun terjadi dengan sangat mudah. Korban tak perlu meng-klik iklan tertentu agar terinfeksi malware. Malware tersebut akan secara otomatis menyerang komputer yang mengunjungi situs Yahoo.com dan mempunyai Java dengan versi yang rentan akan malware tersebut.

via Softpedia

Ini Ramalan Red Hat Tentang Infrastruktur TI Tahun 2014


Road 2014Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, tren/prediksi/ramalan sudah menjadi bagian dari awal tahun. Memasuki tahun 2014 ini, Red Hat memberikan prediksinya yang berkaitan dengan infrastruktur tahun 2014.

1. Cloud akan menjadi hybrid
Mark Coggin (Senior Director, Product Marketing, Platform, Red Hat) memprediksi, penggelaran infrastruktur “tradisional” seperti yang kita tahu mengalami kemunduran karena penggelaran hybrid yang mencakup infrastruktur virtual dan cloud. Berkaitan dengan aplikasi-aplikasi baru, tren ini hanya akan semakin cepat di tahun 2014. Dalam perkembangannya, perusahaan akan semakin sering menggunakan Platform-as-a-Service (PaaS) dan Infrastructure-as-a-Service (IaaS) untuk secara cepat membangun, menggunakan, dan meningkatkan aplikasi.

2. Penawaran open source akan terus masuk ke pangsa pasar kepemilikan
Chuck Dubuque (Director, Product Marketing, Virtualization and OpenStack, Red Hat) memprediksi
di tahun 2014 akan ada lebih banyak pilihan perusahaan kredibel untuk solusi yang terbuka dan dapat dioperasikan. Kita juga akan melihat pertumbuhan KVM (Kernel-based virtual machine) berkelanjutan dan teknologi-teknologi virtualisasi open source lainnya. Kita juga akan melihat teknologi seperti OpenStack, yang lebih terfokus pada cloud, dan terus berlanjut.

3. Adopsi sistem IaaS semakin dalam antar pelanggan perusahaan
Akan ada beberapa faktor pendorong adopsi IaaS dalam perusahaan di tahun 2014, termasuk kebutuhan untuk memaksimalkan investasi virtualisasi yang ada. Perusahaan telah berinvestasi besar dalam virtualisasi, tetapi investasi ini terancam oleh teknologi lebih baru yang mungkin tidak termasuk dalam bagian yang sama dengan solusi yang telah mereka laksanakan. Akibatnya, organisasi akan mencari cara untuk mengelola dan mengonsolidasikan infrastruktur mereka yang tidak beraturan. Hal ini akan membuat mereka beralih ke solusi IaaS, yang memungkinkan mereka untuk menggelar solusi virtualisasi yang berbeda secara bersamaan dengan cara hybrid dan terbuka.

4. Konvergensi akan membawa kita ke cloud yang didorong oleh bisnis
Kita akan melihat integrasi peraturan bisnis, manajemen cloud dan platform infrastruktur cloud yang memungkinkan Cloud yang Didorong Bisnis (BDC). Hal ini akan memungkinkan pengambilan keputusan tentang biaya, tingkat layanan dan alokasi sumber daya move up the stack kepada pemilik usaha. BDC adalah konvergensi dari tiga tren yang berbeda yang telah terjadi secara diam-diam selama beberapa tahun terakhir. Hal ini membatasi kelincahan bisnis dengan membatasi kontrol langsung secara real-time dan alokasi sumber daya cloud untuk kebutuhan bisnis.

5. Komputasi dan konvergensi penyimpanan akan memaksa perbaikan operasional TI
Dengan lingkungan cloud privat dan SaaS yang berkembang di perusahaan-perusahaan di seluruh dunia, integrasi komputasi, jaringan dan infrastruktur penyimpanan mengubah cara layanan teknologi didefinisikan, diaktifkan dan disampaikan. Hal ini akan memerlukan pemikiran kembali alat inti TI, prinsip dan staf untuk mendukung infrastruktur terkonvergensi. Peran spesialis TI dan alat-alat yang menyertainya yang difokuskan pada silo jaringan berbasis hardware, komputasi dan layanan penyimpanan akan kembali ke pendekatan sistem yang luas dan TI akan fokus dalam memberikan dan mengelola layanan pengguna di lingkungan teknologi yang lengkap dan dari mana pun sumber mereka.

6. Manajemen cloud open source akan mengganggu pasar
Manajemen cloud open source akan mengganggu dan menggusur vendor manajemen tradisional dan startup di bidang ini. Ketika Red Hat mengakuisisi ManageIQ (sekarang bagian dari Red Hat CloudForms), Red Hat berkomitmen untuk meng-open source ManageIQ. Red Hat percaya bahwa nilai besar dapat dibuka dalam ruang manajemen ini dalam bentuk sebuah ekosistem, seperti ekosistem partner untuk CloudForms, mirip dengan ekosistem Red Hat yang telah ada dari mitra OpenStack.

7. Tahun Linux Kontainer
Tahun 2014 kemungkinan akan menjadi Tahun Kontainer Linux. Kontainer aplikasi yang ringan dan portabel ini hanya mencakup perpustakaan penting, runtimes dan dependensi sistem operasi yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan mereka. Namun untuk secara efektif melakukannya dibutuhkan model keamanan built-in, pengelolaan sumber daya dan penciptaan ruang nama yang ditetapkan untuk kontainer teknologi yang disediakan oleh SELinux, cgroups dan kontainer Linux (seperti Docker). Kontainer akan menjadi warga negara kelas satu. Mesin virtual belum tentu model pemisahan yang tepat untuk SaaS, tetapi kontainer bisa, mereka akan memiliki kehidupan kedua di cloud.

8. Virtualisasi akan meledak
Berbagai jenis virtualisasi akan terus meledak pada tahun 2014. Kita akan melihat pertumbuhan virtualisasi komputasi, terutama untuk beban kerja yang sudah virtual. Virtualisasi jaringan dan NFV (Virtualisasi Fungsi Network) juga akan menjadi lebih populer karena organisasi ingin lebih baik menangani permintaan data scale-out. Dan permintaan akan virtualisasi penyimpanan akan terus berlanjut karena organisasi mengelola biaya dan data.

9. Software menentukan segalanya
Di tahun 2014 salah satu yang akan menanjak adalah jaringan yang ditentukan software/software-defined networking (SDN) atau seperti yang kita mungkin akan lihat dalam beberapa bulan mendatang, software menentukan segalanya. Jaringan yang ditentukan software (SDN) terjadi karena munculnya virtualisasi dan komputasi cloud, dengan jaringan lebih banyak ada di antara mesin virtual. Keuntungannya adalah bahwa SDN membuat jaringan mudah, memungkinkan generalis TI menangani apa yang sebelumnya menjadi domain seorang spesialis.

10. ISV menentukan lingkungan operasional standar virtualisasi dan cloud
Pergeseran terus berkembang ke arah virtualisasi dan cloud yang artinya perusahaan perlu mencari konstan di kedua model penggelaran baru ini pada tahun 2014. Tanpa lingkungan operasional standar di penggelaran, ISV akan mendapati mereka berjuang mati-matian baik untuk membangun maupun mendukung perangkat lunak untuk banyak platform atau memilih satu platform kepemilikan potensial yang dapat dengan mudah menempatkan mereka karena belas kasihan dari satu vendor.

11. Instansi pemerintahan akan meningkatkan fokus mereka pada manajemen infrastruktur dan orkestrasi
Pada tahun 2014, agen-agen federal akan lebih sedikit membeli hardware dan lebih banyak mengalokasikan sumber daya ke solusi-solusi baru untuk mengelola dan merancang infrastruktur mereka. Sementara beberapa agen-agen federal sudah memulai proses virtualisasi. Dalam beberapa tahun ke depan, akan makin banyak lagi yang pindah ke cloud publik dan mengadopsi jaringan virtual dan solusi penyimpanan.

Sumber : infokomputer